#JOGJATRIP: Tembok Ijo

9:33 PM


Assalamualaikum!

Akhirnya bisa blogging lagi setelah hampir 1 bulan "menghilang" dari tidak ada postingan di blog sendiri. Bulan Mei ini memang sedang fokus untuk ujian kompetensi pendidikan profesi dokter, yang Alhamdulillah hari ini saya sudah menjalani ujian teori & minggu depan insyaAllah untuk ujian praktek (mohon do'anya).

Sudah lama juga saya tidak menulis salah satu rubrik blog post yang menjadi ciri khas dari blog saya, yaitu #JogjaTrip. Kali ini saya akan kembali menceritakan pengalaman saya bulan April lalu singgah di salah satu tempat di Jogja, tepatnya saat saya & salah satu teman hunting foto outfit yang berlokasi di komplek makam raja-raja mataram di daerah Kotagede --- saya tidak foto-foto di makam loh ya, saat itu hanya mengambil foto di halaman depan dari masjid agung di komplek makam tersebut.

Selain di halaman masjid komplek makam, saya juga menyempatkan untuk berfoto di salah satu tempat yang lagi hits di instagram anak-anak Jogja. Tempat tersebut adalah: Tembok Ijo.


Tembok Ijo --- salah satu tempat hits jadi lokasi foto-foto bagi muda-mudi Jogja yang ramai di instagram, Tidak percaya? Coba saja yang memiliki akun instagram, silakan cek hashtag #TembokIjo maka akan ada banyak foto yang sebagian besar berlokasi seperti ini. Nama "Tembok Ijo" sendiri sebenarnya juga bukan nama sesungguhnya. Namun ketika datang ke komplek makam raja-raja mataram di Kotagede ini cukup dengan bertanya kepada warga sekitar, "Pak.. Tembok ijo di sebelah mana ya?" --- langsung kita akan diarahkan jalan tempat Tembok Ijo ini berada.

Lalu, apa istimewanya dari Tembok Ijo ini? Karena sebenarnya tidak jauh berbeda dengan tembok-tembok pada umumnya yang dipenuhi dengan tanaman merambat dengan daun hijau yang lebat. Bahkan di rumah saya juga ada tembok dengan konsep seperti ini, salah satunya pernah saya jadikan untuk foto blog post saya di sini. Tembok Ijo ini juga sebenarnya adalah tembok rumah salah satu warga, tapi mungkin yang menjadikan tembok ini terlihat berbeda adalah pintu kayu berwarna biru pastel yang memberikan aksen vintage. Kesan gabungan antara natural & vintage ini yang menjadikan lokasi ini ramai dijadikan tempat foto-foto.


Saya sendiri juga menjadi salah satu "korban" dari rasa penasaran untuk mencoba mengambil foto di Tembok Ijo, yang hasilnya bisa dilihat sendiri pada postingan ini. Sayangnya saat itu saya datang sudah cukup siang (walaupun masih jam 10 pagi), karena Jogja begitu terik sehingga hasil foto kurang maksimal. Mungkin lain kali bisa datang lebih pagi atau pada sore hari agar mendapatkan cahaya matari yang pas. Walaupun fotonya kurang maksimal (baca: tidak se-kece foto orang-orang di instagram), tapi puas juga rasa penasarannya hilang. Ya setidaknya sudah pernah merasakan foto-foto disana :)

Sampai saat saya mengambil foto ini (bulan April 2015), tempat ini masih bebas dikunjungi. Namun tidak menutup kemungkinan lain karena kembali lagi pada dasarnya ini adalah bagian dari rumah warga sekitar, sehingga mungkin saja suatu saat dapat mengganggu pemilik rumah maupun warga sekitar. Ada baiknya jika meminta izin terlebih dahulu kepada pemilik rumah & warga sekitar saat berfoto disini. Sayangnya saya tidak sempat meminta izin kepada pemilik rumah, namun saya menyempatkan untuk izin kepada warga sekitar ketika saya bertanya lokasi Tembok Ijo ini.


Sampai jumpa pada blog post #JogjaTrip berikutnya!

Salaam,
IndahRP

You Might Also Like

11 comments

  1. Waah.. blm pernah kesini saya.. jd kangen jogja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kapan-kapan kalo ke Jogja coba mampir kesini, semoga masih boleh buat foto-foto :)

      Delete
  2. Ini keceeeee kak indaaah, pintu instagram ini mah hhee..

    ReplyDelete
  3. baru tau ttg tembok ijo ini :O
    waa wajib kesana kalo ke jogja lagi XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang belum banyak yg tau sepertinya, aku juga kalo ga pernah liat di instagram mungkin ga tau juga ada tempat begini di Jogja :)

      Delete
  4. Jadi Tembok Ijo ini aslinya bukan objek wisata yo Ndah? Tapi emang instagram-able dehhh XD
    Tanaman rambat kecil2 itu namanya tanaman dollar *pernah nanya ke tukang jualan taneman... Aku pernah nanem di rumah tapi mati semua gara2 sering ditinggal ga disiram, gagal total deh punya tembok kece

    ReplyDelete
    Replies
    1. betuuuul aslinya memang bukan objek wisata, tapi jaman sekarang the power of social media jadi deh yg serba "instagram-able" langsung jadi objek wisata dadakan :D
      ooo baru tau namanya tanaman dollar, di rumah aku ada tuh masih rimbun kak boleh kalo mau numpang foto-foto hihihi

      Delete
  5. Wah, kece banget nih yg punya rumah bisa membuat sesuatu yg diminati banyak orang ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kak dini.. semoga jadi amal buat yang empunya rumah juga hihihihi

      Delete