Sociolla March Freebies: Vitacreme B12


Assalamualaikum!

It's another Sociolla's freebies! Kali ini freebies yang saya dapatkan adalah produk skin care dari VITACREME B12. Oh ya, sebelumnya saya mau sedikit bercerita mengapa akhir-akhir ini saya mulai tertarik dengan dunia skin care

Bisa dikatakan saya mulai tertarik dengan dunia perawatan wajah atau dikenal dengan dunia per-skin care-an ini pada 1 tahun terakhir. Mengapa? Pertama... saya tidak mahir dalam dunia mempercantik diri melalui makeup, sehingga sudah tidak mungkin saya bisa melakukan koreksi terhadap wajah saya melalui makeup. Kedua... to be honest, I prefer without any makeup & I'm proud of my bare face. Ketiga, nah ini alasan yang paling penting menurut saya... wajah yang terawat itu aset bagi perempuan loh! Selain menyenangkan diri sendiri karena memiliki kulit wajah yang bersih terawat meskipun bertambahnya usia, sekaligus bisa jadi aset berharga untuk *ehem* suami. Siapa lagi yang bisa pegang-pegang wajah sepuasnya kalau bukan diri sendiri & suami? hayooo...

Untuk alasan terakhir, yaa walaupun saya belum menikah tapi mengapa tidak "investasi" perawatan wajah mulai dari sekarang? Karena semakin awal akan semakin baik, sebelum timbul keluhan kulit wajah lainnya seiring bertambahnya usia. So, that's why I learn how to do some skin care routines. Saya mulai mencari tahu hal ini dari postingan beberapa blogger seperti Andra Alodita & Nalia Rifika (mrsdelonika), silakan cek blog yang bersangkutan yaa untuk mengetahui bagaimana serta seperti apa skin care routines mereka.

Oke, kembali lagi ke topik semula yaitu mengenai produk VITACREME B12 yang dikirimkan oleh Sociolla. Sudah bisa ditebak ya kalau yang diangkat dari produk skin care asal Swiss ini adalah kandungan vitamin B12 di dalamnya. Lalu bagaimana manfaat vitamin B12 bagi kulit?
*CATATAN: Tulisan ini dibuat dari sudut pandang personal, bukan pendapat sebagai seorang dokter*
Dari beberapa jurnal penelitian yang saya baca (sumber 1 // sumber 2) bahwa pemakaian vitamin B12 topikal (obat yang dipakai pada kulit) digunakan dalam terapi dermatitis atopi/eksim, untuk mengurangi gejala seperti kulit kemerahan & rasa gatal. Tentunya kedua gejala tersebut tidak hanya muncul pada kasus dermatitis atopi/eksim saja, melainkan juga pernah kita alami sehari-hari misalnya kulit kemerahan & rasa gatal karena terpapar sinar matahari atau karena iritasi lainnya.

Saya memperoleh 2 jenis produk dari VITACREME B12, yaitu: VITACREME B12 Day Cream Sun Protection & VITACREME B12 Lightening Beauty Cream. Yuk, kita lihat satu per satu...

VITACREME B12 Day Cream Sun Protection


Dari namanya saja sudah bisa kita ketahui bahwa fungsi dari produk ini adalah sebagai krim pelindung dari sinar matahari. Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, bahwa paparan sinar matahari yang terlalu menyengat atau terlalu lama dapat menimbulkan keluhan rasa "terbakar" seperti kulit kemerahan maupun gatal. Untuk mencegah atau mengurangi paparan langsung sinar matahari bagi kulit wajah, bisa menggunakan produk yang berfungsi sebagai sun protection seperti: sun block / sun screen / day cream dengan kadar SPF (Sun Protecting Factor) yang cukup.

Pertanyaan selanjutnya, berapa kadar SPF yang dikatakan cukup? Tergantung kondisi & kebutuhan. Untuk cuaca tropis seperti di Indonesia, kadar SPF 15 atau lebih sudah cukup melindungi. Kadar SPF yang lebih tinggi dibutuhkan bila memiliki kondisi kulit tertentu, sepeti: kulit yang sangat putih atau kulit yang sangat sensitif terhadap sinar matahari. Selain itu lamanya waktu terpapar langsung oleh sinar matahari juga menentukan kadar SPF yang dibutuhkan. Selain kadar SPF, jangan lupa carilah produk yang dapat melindungi dari sinar UVA & UVB. Produk sun protection sebaiknya digunakan 15-30 menit sebelum terkena sinar matahari.

Bagaimana dengan VITACREME B12 Day Cream Sun Protection ini? Pada kemasannya, dikatakan produk ini memiliki kadar SPF 30+++ (saya sendiri tidak mengetahui apa makna +++ yang dimaksud), dengan perlindungan terhadap sinar UVA & UVB. Dengan keterangan tersebut, saya rasa produk ini dapat cukup melindungi dari sinar matahari di Indonesia. Selain itu kandungan vitamin B12 di dalamnya juga dapat mengurangi keluhan kulit kemerahan & gatal akibat sinar matahari, seperti yang saya jelaskan sebelumnya.


VITACREME B12 mengklaim bahwa produk day cream ini memiliki beberapa keunggulan, seperti:
- Merupakan krim anti-penuaan, anti-oksidan, pelembab, & ultra-tahan air.
- Memiliki formula dengan kombinasi ideal vitamin (B5, C, E, B12) & UVA-UVB filter solar.
- Dapat menjaga kulit agar tetap lembab & melindungi dari efek berbahaya matahari.
- Dapat mencegah penuaan dini & keriput yang disebabkan oleh sunbeams & melindungi dari polusi.
- Dapat  menenangkan, melembabkan, & menjaga elastisitas kulit.

Dari segi packaging, produk ini memiliki kemasan yang cukup simple dengan box & tube berwarna dominan oranye yang jelas dapat merepresentasikan sebuah produk sun protection. Dengan ukuran tube yang tidak begitu besar & berbahan plastik, menjadikannya sangat ringan & mudah dibawa di dalam tas maupun kantong. Jika baru membuka tutupnya, lubang tube masih ditutupi oleh aluminium foil yang mudah dibuka. Sedangkan dari segi tekstur, produk ini pada dasarnya adalah krim berwarna putih seperti sun block / sun screen pada umumnya. Ketika diaplikasikan pada wajah saya, hasilnya tidak terlalu lengket. Untuk keharuman, produk ini juga seperti produk serupa lainnya memiliki harum seperti obat.

VITACREME B12 Lightening Beauty Cream


Nah, kalau produk yang satu ini lebih dikenal dengan VitaBlanc. Kata "blanc" sendiri dalam bahasa Perancis berarti "putih, jadi sudah bisa ditebak juga yaa fungsi produk ini yaitu untuk mencerahkan & memutihkan kulit wajah. Produk ini katanya sangat terkenal di beberapa negara Asia, salah satunya adalah Jepang.

VITACREME B12 mengklaim produk lightening beauty cream ini memiliki beberapa keunggulan, yaitu:
- Dapat memutihkan kulit dengan cepat.
- Dapat meratakan warna kulit & mengurangi tanda pigmentasi.
- Dapat mencegah hilangnya keelastisitasan & kekencangan kulit.
- Paraben-free, 100% aman & lembut, cocok untuk segala jenis kulit bagi segala usia.


VITACREME B12 Lightening Beauty Cream dapat dipakai di pagi dan/atau malam hari pada wajah yang telah dibersihkan terlebih dahulu. Dari segi packaging, produk ini memiliki kemasan yang sama persis dengan tube pasta gigi. Dengan kemasan seperti ini tentu akan membuat produk ini lebih mudah "penyok" ketika isinya dikeluarkan, jadi saya agak kurang suka sih dengan kemasan seperti ini (lihat saja hasil produk yang saya foto sudah mulai "penyok" karena agak tertekan).

Jika baru membuka tutupnya, lubang tube masih ditutupi oleh aluminium foil. Namun pada produk ini penutup aluminium foil terbungkus di bagian dalam seperti krim obat, sehingga tidak semudah pada produk day cream untuk membukanya. Bagaimana cara membukanya? Eh, jangan ditusuk dengan pisau atau ujung gunting atau peniti yaa.. Untuk tutup kemasan sepeti ini, cara membukanya sangat mudah sebenarnya tanpa perlu mencari pisau, gunting, maupun peniti. Cukup tusuk dengan ujung tutup tube produk tersebut (seperti yang saya contohkan pada foto di atas).

Untuk tekstur, produk ini juga dalam bentuk krim berwarna merah muda. Awalnya, ketika diaplikasikan pada wajah saya memang sedikit berminyak. Namun lama-lama menjadi kering karena telah meresap ke kulit wajah. Rasanya langsung lembut & halus seketika entah mengapa. Untuk keharuman, produk ini juga memiliki harum seperti obat. Padahal ekspektasinya ada wangi lembut seperti musk gitu..

Pemakaian VITACREME B12 Lightening Beauty Cream / VitaBlanc
(kiri: awal pemakaian // kanan: setelah kering & meresap)

Oh iya, untuk wanita hamil & menyusui sebaiknya menggunakan kedua produk ini setelah melahirkan & menyusui yaa.. Karena ada beberapa kandungan dalam kedua produk ini yang mungkin dapat mempengaruhi kerja hormon yang dapat berdampak bagi wanita hamil & menyusui. Selain itu, tidak disarankan juga bagi yang memiliki alergi terhadap vitamin B12 (walaupun jarang terjadi). Apabila muncul tanda-tanda alergi seperti kemerahan di daerah yang diaplikasikan, langsung hentikan pemakaian produk ini & jika alergi masih terus berlanjut periksakan diri ke dokter. Karena tingkat alergi terhadap apapun pada setiap orang dapat berbeda-beda.

Soal harga, kedua produk VITACREME B12 ini dijual dengan harga Rp 269.900 yang bisa diperoleh secara online melalui website Sociolla. Jangan lupa untuk memakai kode voucher IRP50 untuk memperoleh potongan harga sebesar Rp 50.000 untuk pembelian minimal Rp 200.000.

Sekian review saya mengenai produk freebies dari Sociolla, semoga Sociolla tidak bosan untuk mengirim freebies lainnya hehe.. Sampai jumpa pada blog post selanjutnya!

Salaam,
IndahRP

Muslim Fashion Festival Indonesia : Gathering


Assalamualaikum!

Akhir bulan Maret yang lalu, saya mendapat undangan via e-mail dari Indonesian Fashion Chamber (IFC) untuk menghadiri Gathering Muslim Fashion Festival Indonesia 2016. Acara gathering ini diadakan tanggal 30 Maret 2016, bertempat di Kementrian Perindustrian RI.

Suatu kebanggaan tersendiri bagi saya mendapat undangan untuk menghadiri acara ini, karena sebagian besar tamu undangan dalam acara ini adalah para pelaku industri & bisnis muslim fashion, media, hingga para influencer (termasuk blogger). Alhamdulillah, ini artinya saya mendapat apresiasi dari IFC sebagai salah seorang hijab blogger yang berkesempatan untuk menghadiri acara gathering ini secara langsung.

Gathering Muslim Fashion Festival Indonesia 2016 ini diadakan dalam rangka mempublikasikan Muslim Fashion Festival Indonesia (MuFFest ID) yang akan berlangsung pada 25-29 Mei 2016 di Plaza Tenggara & Plaza Selatan Senayan, Jakarta. Rangkaian acara MuFFest ID 2016 ini akan diramaikan oleh 400 brand, 200 designer, & 5 negara yang tergabung dalam Islamic Fashion Council.

Dalam acara Muslim Fashion Festival Indonesia 2016 akan ada total 400 booth, yang terdiri dari 200 booth di Plaza Tenggara Senayan & 200 booth di Plaza Selatan Senayan. Bukan hanya produk fashion saja yang akan disajikan, namun juga ada produk perhiasan, sepatu, tas, hingga makanan --- itulah mengapa dikatakan sebagai suatu "festival" bukan hanya fashion week pada umumnya. Tentu saja sesuai dengan tema utamanya yaitu Muslim Fashion, maka akan ada berbagai fashion show yang akan ditampilkan. Menurut perwakilan panitia yang disampaikan oleh Ibu Irna Mutiara & Ibu Lisa Fitria, akan ada total 30 slot fashion show dalam 5 hari yang setiap harinya berisi 6 fashion show mulai dari pukul 11:00 hingga 19:00 WIB. Runway sepanjang 65 meter dengan kapasitas 500-600 kursi akan disiapkan untuk fashion show tersebut. Luar biasa.


Selain penjelasan mengenai Muslim Fashion Festival Indonesia 2016, pada gathering ini juga diisi dengan diskusi panel dengan berbagai narasumber dari perwakilan dari Kementrian Perindustrian RI, Kementrian Perdagangan RI, Indonesia Fashion Chamber (IFC), Majalah Noor, Wardah, & ElHijab. Diskusi panel ini membahas tema "Indonesia Sebagai Pusat Muslim Fashion Dunia".

Seperti diketahui bersama bahwa Indonesia dengan mayoritas masyarakatnya adalah muslim, tentu diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi negara dengan penduduk muslim lainnya termasuk dalam bidang fashion. Pemerintah maupun para pelaku usaha muslim fashion di Indonesia, memiliki target pada tahun 2016 produk muslim fashion Indonesia akan menjadi pasar terbesar di negara ini sendiri. Kemudian pada tahun 2018 diharapkan muslim fashion Indonesia dapat meraih pasar terbesar di Asia, hingga akhirnya pada tahun 2020 ditargetkan akan menjadi pasar terbesar di dunia. Tujuan dari Indonesia sebagai pusat muslim fashion dunia adalah diharapkan Indonesia dapat menjadi pusat inspirasi & pusat produksi dalam bidang muslim fashion, serta produk muslim fashion Indonesia dapat menjadi pemasukan yang cukup besar bagi negara & masyarakat.


Acara gathering Muslim Fashion Festival Indonesia 2016 ini ditutup dengan fashion show dari 20 designer muslim fashion Indonesia, antara lain: Itang Yunasz, Kavita Indonesia, Nuniek Mawardi, Hannie Hananto, Irna Mutiara, Monika Jufry, Najua Yanti, Poppy Theodorin, Norma Hauri, Restu Anggraeni, Zaskia Adya Mecca, Ria Miranda,Vivi Zubedi, Dian Pelangi, Ghaida Tsurayya, Fitri Aulia, dll. Semua rancangan karya para designer ini diperagakan oleh Zaura Models.


Di akhir acara saya sempat silaturahim dengan Teh Ghaida Tsurayya & Kak Fitri Aulia, keduanya ikut menampilkan rancangannya pada sesi fashion show tadi. FYI, awal datang ke acara ini saya benar-benar datang sendirian tanpa membawa teman atau bertemu dengan muslimah lainnya yang sudah saya kenal sebelumnya. Alhamdulillah, di akhir acara saya bisa bertemu kedua kakak sholehah ini, jadi temu kangen deh ceritanya :)


Sekian liputan singkat mengenai acara Gathering Muslim Fashion Festival Indonesia 2016 yang saya hadiri pada akhir Maret kemarin. Semoga bermanfaat yaa..

Jangan lupa catat baik-baik pada tanggal 25-29 Mei 2016 jangan sampai lupa untuk datang ke Fashion Festival Indonesia 2016 di Plaza Tenggara & Plaza Selatan Senayan. See you!

Salaam,
IndahRP

Sociolla February Freebies


Assalamualaikum!

Bagi yang sudah lama membaca blog ini, pasti tahu kalau saya masih suka late post. Lagi-lagi karena kesibukan aktivitas sehari-hari, sehingga saya harus mencari waktu yang tepat untuk membangun mood menulis. Dan kali ini saya akan sharing yang seharusnya sudah bisa saya publish di bulan Maret kemarin, saya akan sharing unboxing Sociolla box February Freebies!

Alhamdulillah, awal Maret kemarin saya mendapatkan voucher freebies dari Sociolla yang kemudian saya gunakan untuk membeli 2 produk, yaitu COTTAGE Revitalizing Shower Gel & NYX Auto Eyebrow Pencil. Seperti biasa, paket dari Sociolla selalu dikemas dalam Sociolla box yang cantik.


Mengapa saya membeli kedua produk ini? Pertama, karena sudah lama saya penasaran ingin mencoba COTTAGE Shower Gel. Kedua, pensil alis saya juga sudah habis & ingin mencoba jenis pensil alis yang lain. Langsung saja kita review kedua produk ini yaa..

COTTAGE Revitalizing Shower Gel
Produk ini adalah salah satu varian dari COTTAGE Shower Gel, saya memilih varian Revitalizing dengan harum Strawberry & Mint. Hal yang saya sukai dari shower gel ini adalah wangi yang tidak terlalu menyengat, karena beberapa produk dengan wangi buah-buahan terkadang cukup menyengat. Selain itu, ketika dipakai juga tidak membuat kulit kering melainkan memberikan kulit terasa lebih segar. Namun sayang, menurut saya shower gel ini tidak terlalu banyak menghasilkan busa ketika digunakan tanpa shower puff. Shower gel ini cocok digunakan untuk travel maupun sehari-hari.

NYX Auto Eyebrow Pencil
Berbeda dengan jenis pensil alis yang biasa saya pakai, yaitu dalam bentuk pensil. Pada NYX Auto Eyebrow Pencil ini, memiliki bentuk pensil alis namun dengan aplikator bertekstur krayon sehingga sangat lembut & mudah saat digunakan. Warna yang dihasilkan juga terlihat jelas, sehingga tidak perlu digunakan terlalu tebal karena dengan ulasan yang tipis sudah cukup berwarna. Sayangnya, saya baru mencoba warna hitam sehingga ketika dipakai memang terkesan alis saya menjadi terlalu "tegas" & mungkin lain waktu saya akan membeli warna yang lebih muda. Hmm.. sepertinya pensil alis yang satu ini menjadi pensil alis favorit saya untuk beberapa waktu ke depan.


Sekian review dari Sociolla box Freebies February yang saya dapatkan. Kalau kamu tertarik untuk mencoba kedua produk ini, kamu bisa dapatkan di Sociolla yaa! Oh iya, kamu masih bisa menggunakan voucher code IRP50 untuk mendapatkan potongan Rp 50.000 dengan pembelian minimal Rp 200.000 loh..

Sampai bertemu pada blog post saya berikutnya!

Salaam,
IndahRP

PAPOF Restaurant - Bed & Breakfast


Assalamualaikum!

Akhirnya ada sedikit waktu luang bagi saya untuk kembali menulis di blog. Setelah beberapa waktu sebelumnya saya berbagi seputar beauty maupun event review, pada blog post berikut ini adalah mengenai food & place review. Kali ini merupakan pengalaman saya saat berada di sebuah restoran yang berlokasi di Cisarua (kawasan Puncak), Bogor yaitu PAPOF Restaurant - Bed & Breakfast.

Saya berkunjung ke restoran ini bersama teman saya, Dita saat kami berdua tidak ada jadwal bertugas di rumah sakit pada awal bulan Maret beberapa minggu lalu. Kebetulan juga lokasi ini hanya berjarak sekitar 30 menit dari tempat kami bertugas saat ini, Alhamdulillah kondisi lalu lintas saat itu juga tidak ada kemacetan yang berarti. Lokasi PAPOF Restaurant - Bed & Breakfast ini berada sebelum kompleks wisata perkebunan teh Gunung Mas, jika ditempuh dari arah Jakarta. Alamat & kontak lengkapnya akan saya sebutkan di akhir tulisan, atau bisa dilihat pada foto pertama dari blog post ini.

Sebelum saya review lebih lanjut, sekilas info bahwa PAPOF Restaurant - Bed & Breakfast ini tidak hanya sebuah restoran melainkan juga terdapat beberapa bangunan yang bisa digunakan sebagai penginapan. Sederhananya, restoran di sini adalah restoran yang terbuka umum yang bisa dinikmati bagi tamu yang menginap maupun yang tidak menginap seperti saya.


Lokasi tempat ini tepat di pinggir jalan raya Cisarua-Puncak, namun tidak terlalu tampak dari luar karena terdapat dinding pagar yang cukup tinggi sehingga jika dilihat sekilas tempat ini tidak terlalu terekspos seperti restoran atau tempat kuliner lainnya di kawasan Puncak yang sudah ramai dikunjungi wisatawan. Seperti halnya saat saya & Dita berkunjung, hanya ada 2 kelompok pengunjung lainnya, pada 1 jam berikutnya sepertinya hanya kami berdua yang ada di sana hingga pulang. Jadi tempat ini sangat cocok bagi yang ingin menghabiskan waktu liburan bersama keluarga, sahabat, maupun pasangan dalam suasana yang lebih hangat & tidak terlalu ramai.

Dari sisi eksterior, bangunan restoran maupun penginapan di PAPOF Restaurant - Bed & Breakfast ini terlihat dalam nuansa vintage Belanda (correct me if I'm wrong). Begitu pula saat memasuki bagian dalam bangunan, desain interior dari tempat ini terlihat sederhana & hangat khas nuansa vintage. Bagi saya, suasana seperti di rumah sendiri ini dapat membuat pengunjung nyaman & betah untuk menghabiskan waktu lebih lama sekaligus cocok bagi untuk daerah Puncak yang cukup segar, ditambah adanya taman & pepohonan yang bisa dilihat dari jendela. Jendela yang selalu terbuka disini juga jadi nilai plus di mata saya, karena menghasilkan ventilasi udara yang baik & hemat listrik karena pencahayaan langsung dari sinar matahari saat pagi maupun siang hari.

Nilai tambahan lainnya dari segi eksterior maupun interior dari tempat ini adalah sangat fotogenik untuk lokasi foto-foto, apalagi bagi masyarakat jaman sekarang (termasuk saya) yang hobi mengabadikan momen dalam bentuk foto. Itu juga yang menjadi salah satu alasan saya datang ke tempat ini adalah untuk hunting foto yang bisa di-upload di media sosial & blog ini, karena pertama kali saya mengetahui tempat ini pun dari salah satu akun instagram yaitu @visitbogor yang terlihat sangat instagram-able hehehe. 



Tidak terlalu berbeda dengan konsep eksterior & interior dengan kesan vintage, untuk sajian makanan & minumannya pun juga makanan rumah khas Belanda. Saya memilih Hot Chamomile Tea yang sangat cocok dinikmati ketika udara sejuk seperti saat itu & Stampot Spinazie sebagai main course. Sedikit berbeda dengan saya, Dita memilih menu Hot Tea & Gehak. Ditutup dengan Poffertjes Boter & Powdersuiker sebagai dessert untuk kami berdua.

Untuk harga makanan & minuman disini, memang bisa dibilang memiliki rentang harga menengah ke atas. Khususnya bagi para pelajar atau pekerja yang masih baru-baru punya penghasilan seperti saya ini. Tapi sebenarnya harga makanan & minuman disini pun tidak jauh berbeda kok dengan harga-harga pada restoran atau cafe di kota-kota besar lainnya. Jika dilihat secara menyeluruh dari suasana tempat hingga sajian kulinernya, saya rasa cukup wajar dengan pengeluarannya.

Hot Chamomile Tea
Stampot Spinazie --- mashed potatoes & spinach with beef sausages, grilled tomato, special sauce with onions
Gehak --- beef with mashed & boiled potatoes, carrots, onions in special sauce
Poffertjes Boter & Powdersuiker --- poffertjes with butter & powdered sugar


PAPOF Restaurant - Bed & Breakfast by Dijan's 

Jl. Raya Puncak KM 85,1 - Cisarua, Tugu
Phone: (0251) 8257118

 Food: IDR 30K - 225K
Desserts & Beverages: IDR 18K - 70K
Wi-Fi: ON


Sekian sekilas food & place review saya seputar PAPOF Restaurant - Bed & Breakfast, silakan datang untuk merasakan pengalaman yang sama. Jika ditanya apakah saya merekomendasikan tempat ini? Jawabannya, tentu saja iya. Untuk yang bosan dengan suasana restoran di daerah Puncak, tempat ini bisa menjadi salah satu destinasi kuliner & untuk foto-foto tentunya.

Salaam,
IndahRP

Review: Make Over Ultra Hi-Matte Lipstick 016


Assalamualaikum!

Seperti yang sudah saya janjikan pada blog post sebelumnya, bahwa saya akan menuliskan review mengenai produk yang saya dapatkan dari Sociolla. Nah, kali ini saya akan membahas salah satunya yaitu Make Over Ultra Hi-Matte Lipstick.

Sejujurnya, saya baru sekitar 2 tahun terakhir ini mulai tertarik untuk menggunakan lipstik. Dimana sebelumnya menggunakan lip balm saja sudah menjadi suatu prestasi bagi saya. Ya, bisa dikatakan saya cenderung malas untuk ber-make up karena 2 hal: tidak percaya diri & tidak bisa ber-make up. Akhirnya 2 tahun ini saya mulai berani untuk memakai lipstik pada beberapa kesempatan, walau belum terbiasa jika menggunakan warna-warna yang lebih "menyala". Namun tetap saja, saya masih belum bisa make up sendiri. Paling maksimal hanya dengan BB cream / bedak + pensil alis + blush on + lip balm / lip gloss / lipstick / liquid lipstick. Who's with me? :)

Yuk, langsung kita bahas lipstik yang juga merupakan produk lokal ini.
Ini dia, Make Over Ultra Hi-Matte Lipstick 016 - Silhouette.


Packaging

Make Over Ultra Hi-Matte Lipstick memiliki packaging yang simple namun tetap menarik. Dengan bahan doff berwarna hitam, produk ini terlihat lebih eksklusif dibandingkan dengan produk lokal sejenis. Tetapi menurut saya bentuknya terlalu langsing untuk sebuah lipstik, sehingga menjadikan produk ini berisiko untuk mudah patah jika tidak berhati-hati saat pemakaian maupun penyimpanannya.

Tekstur

Ini dia yang membuat saya jatuh hati dengan Make Over Ultra Hi-Matte Lipstick begitu saya mencoba untuk pertama kalinya. Walau judulnya "matte", namun tekstur saat dipulaskan ke bibir sangat ringan & lembut! Pokoknya pas banget di bibir. Selain itu juga tidak ada menimbulkan sensasi kering atau menjadikan bibir mudah terkelupas, karena lipstik ini mengandung Vitamin E & Jojoba Oil yang menjaga kelembaban bibir. Jadi tidak perlu khawatir untuk takut kering ketika memakainya, walau akan lebih bagus lagi hasilnya jika sebelumnya bibir sudah terawat dengan baik.

Warna

Dalam pemilihan warna lipstik, bisa dikatakan saya cenderung bermain aman yakni memilih warna-warna nude yang kurang lebih sama dengan warna bibir alami, atau nuansa warna merah namun bukan merah menyala. Seperti Make Over Ultra Hi-Matte Lipstick 016 - Silhouette yang saya pilih ini, memiliki nuansa warna coklat kemerahan. Warna ini cocok untuk dipakai sehari-hari, maupun bagi yang belum terlalu percaya diri untuk memakai lipstik yang lebih berwarna.

Make Over Ultra Hi-Matte Lipstick ini warnanya pigmented, jadi sekali dipulaskan pada bibir akan memberikan hasil yang matte finish. Efek matte yang diberikan pun juga cukup tahan lama, hingga 6-8 jam, tergantung dari pemakaian (jumlah lapisan pulasan di bibir, cara makan/minum, dll). Ketika warnanya mulai menghilang pun tidak memberikan efek retak, melainkan lebih terlihat memudar.

perbedaan warna Make Over Ultra Hi-Matte Lipstick 016- Silhouette pada kondisi outdoor & indoor (dengan/tanpa flash)

Harga

Produk lokal yang satu ini menurut saya harganya cukup bersahabat. Dengan harga IDR 89.000 kita bisa memperoleh lipstik yang tidak kalah dari segi hasil maupun kualitas dengan lipstik ternama maupun lipstik impor lainnya, yang tentu saja harganya di atas IDR 150.000. Cocok untuk yang memiliki budget terbatas namun tetap ingin memiliki lipstik dengan kualitas yang tidak jauh berbeda dengan lipstik ber-budget tinggi lainnya. Dengan membeli produk lokal, berarti kita juga mendukung karya anak bangsa :)

Where to buy?

Make Over Ultra Hi-Matte Lipstick ini dapat diperoleh pada counter resmi Make Over di seluruh Indonesia, atau bisa juga melalui pembelian online di Sociolla seperti yang saya lakukan. Pssst, kamu masih bisa menggunakan voucher code IRP50 untuk potongan sebesar IDR 50.000 setiap pembelanjaan minimum IDR 200.000 di website Sociolla (klik link pada banner di sidebar blog).

Repurchase?

Definitely, yes! Walaupun Make Over Ultra Hi-Matte Lipstick 016 - Silhouette yang saya miliki ini belum habis, saya sudah mengincar varian warna lainnya. Ada 3 warna lain yang saya ingin coba, yaitu: 015 - Fame Fatale, 011 - Baby Bombshell, 010 - Smooch.


Berhubung saya masih terbilang baru dalam soal per-lipstik-an apalagi dunia kecantikan, jadi review kali ini mungkin tidak sebaik para beauty blogger atau beauty expert maupun make up artist. Tapi semoga tetap dapat bermanfaat yaa, terutama bagi yang masih awal-awal mencoba koleksi lipstik (seperti saya). Sampai jumpa pada blog post review berikutnya.

Nah, ada kah yang juga pernah mencoba Make Over Ultra Hi-Matte Lipstick?
Bisa ikut sharing di comment yaa :)


Salaam,
IndahRP