White Coat

Assalamualaikum!

Wah... ternyata blog ini sudah saya tinggalkan hampir 1 bulan dari blog post terbaru :(
Sebelumnya, masih dalam suasana bulan Syawal saya mau minta maaf lahir batin yaa & semoga kita semua bisa kembali bertemu dengan Ramadhan berikutnya aamiin..

Ngomong-ngomong, masih ingat kan kalau pada akhir Mei kemarin saya baru saja mengikuti ujian kompetensi program profesi dokter (yang juga pernah saya ceritakan di sini). Alhamdulillah atas kuasa Allah, saya & teman-teman saya berhasil lulus sehingga selanjutnya dapat dilakukan pelantikan & sumpah dokter. Akhirnya...


Nah, pada blog post kali ini sebenarnya hanya sharing moment foto-foto bersama teman-teman seperjuangan ujian kompetensi tersebut. Akhirnya bisa foto pakai jas dokter lengan pendek juga hehe.. Lokasi foto-foto tersebut juga seperti lokasi foto para mahasiswa universitas saya pada umumnya, yaitu di gedung pusat universitas. Gedung ini termasuk salah satu gedung favorit saya di universitas, karena bangunannya klasik seperti saat pertama gedung ini dibangun.


Memang dasar sukanya foto-foto, selesai foto bersama langsung deh foto-foto sama temen kelompok koas tersayang (please remind me to tell about them more in another blog post yaa). Somehow, ga berasa juga akhirnya berada di fase ini & berhasil menjalankan semua tahap pendidikan profesi dokter ini. Lega sekaligus siap-siap sama amanah baru juga yaa..


Sekian sharing super singkat (mungkin jadi ga penting buat sebagian orang hehe), tapi ini sengaja saya post di blog sebagai salah satu bentuk dokumentasi kehidupan yang saya lalui :)

Salaam,
IndahRP

Hijab Issues: Rules, Fashion, & Health


Assalamualaikum muslimah!

Tulisan ini saya buat untuk sesama muslimah (termasuk bagi diri saya sendiri) agar dapat lebih memperhatikan pakaian kita, mungkin ada yang lebih sering menyebutnya dengan istilah "hijab". Ada 3 isu yang perlu muslimah perhatikan terkait hijab, yaitu: Rules - Fashion - Health.

* * * * * * * * * *

Rules

Aturan berhijab tentu sudah jelas diketahui bersama, bahwa kembali kepada perintah Allah yang terdapat dalam Al-Qur'an. Salah dua ayat Al-Qur'an yang sering kita dengar atau baca & ketahui adalah QS. Al-Ahzab ayat 59 & QS. An Nur ayat 31.

QS. Al Ahzab ayat 59 menjelaskan Allah meminta kepada Rasulullah (termasuk para pengikutnya) untuk menyampaikan kepada para perempuan (istri, anak perempuan, & juga muslimah lainnya) agar mengulurkan jilbab ke seluruh tubuhnya. Dengan tujuan ketika perempuan memakai pakaian tersebut (menutup aurat) akan menjadikan muslimah mudah dikenali sebagai seorang muslimah & sebagai pelindung agar tidak diganggu.
QS. Al Ahzab: 59
Sedangkan pada QS. An Nur ayat 31 terdapat perintah Allah bagi para muslimah untuk menutupkan kain kerudung mereka hingga ke dada & tidak menampakkan perhiasannya (termasuk auratnya) kepada selain mahramnya. Sungguh Allah telah memberikan petunjuk yang jelas bagi kita semua untuk menjalankan perintah-Nya..
QS. An Nur: 31
Ayat Al-Qur'an lainnya yang berkaitan dengan hijab adalah QS. Al A'raf ayat 26, dimana ayat ini menjelaskan bahwa Allah telah memberikan pakaian untuk menutup aurat & pakaian yang paling baik adalah pakaian taqwa. Bagi saya, pakaian taqwa adalah pakaian yang mengarahkan kita untuk semakin bertaqwa kepada Allah --- bagi muslimah yaitu dengan berhijab. Dan masih ada beberapa ayat maupun hadits lainnya yang berkaitan dengan perintah berhijab, hingga akhirnya bisa memberitahukan kita seperti apa aturan berhijab bagi muslimah.
QS. Al A'raf: 26

Fashion

Seperti apa keterkaitan hijab dengan fashion? Walaupun beberapa pendapat ada yang menganggap bahwa fashion hijab saat ini bukanlah definisi dari hijab itu sendiri, tapi bisa dikatakan hijab & fashion terkait satu sama lain. Bagaimana bisa?

Seiring dengan majunya teknologi saat ini, tentu sudah tidak asing lagi betapa besar peran media sosial terhadap fashion hijab. Melalui sosial media, banyak muslimah yang menjadi inspirasi bagi muslimah lainnya untuk ikut menyegerakan berhijab melalui cara berhijabnya yang mungkin terlihat lebih "modis" atau menarik bagi mereka yang belum berhijab. Akibatnya fashion hijab pun juga semakin berkembang di Indonesia, bahkan sudah mulai dilirik oleh fashion dunia.

Akan tetapi dengan berkembangnya fashion hijab seperti sekarang, tidak sedikit terjadi ketidaksesuaian dengan aturan berhijab itu sendiri yang mungkin disebabkan karena masih kurangnya pemahaman akan hal tersebut. Terdapat beberapa trend berhijab yang di salah artikan, sehingga pada akhirnya ada saja opini yang terdengar seperti "kok jadi kayak tidak berhijab sih? sama saja seperti masih seperti rambut.." atau "kok berhijab tapi lekuk tubuhnya masih terlihat?" --- serta masih banyak opini lainnya. Sangat disayangkan.

Hal seperti itu janganlah membuat kita menjadi berburuk sangka bahwa fashion hijab itu pasti salah atau keliru, karena di sisi lain peran media sosial juga menjadi media untuk mengenalkan kepada para muslimah kepada pakaian muslim yang sesuai dengan kaidahnya. Sudah mulai banyak fashion hijab yang mengangkat tema syar'i maupun pakaian yang longgar dengan hijab menutup dada. Alhamdulillah, bisa menjadi inspirasi yang baik serta dapat dengan jelas menjadi perbedaan antara fashion hijab dengan fashion lainnya.

Sepemahaman saya yang masih sangat awam di bidang fashion ini, trend fashion dunia khususnya bagi busana wanita saat ini memang beragam. Kebanyakan memang masih mengutamakan "membentuk" lekuk tubuh. Walaupun pada beberapa design ada yang merupakan pakaian tertutup, namun hanya terkesan "membungkus" tubuh. Sedangkan aturan busana muslim tentu menjauhi terbentuknya lekuk tubuh, sehingga pada busana muslim fungsinya adalah untuk "menutup" tubuh.

Lalu bagaimana dengan trend busana muslim saat ini? Di Indonesia, trend busana muslim juga beragam. Akan tetapi sudah mulai banyak designer yang mengeluarkan koleksi busana muslim dengan potongan yang tidak membentuk tubuh. Beberapa di antaranya ada yang sudah konsisten mengeluarkan koleksi busana muslim yang longgar, dengan model abaya atau gamis & jilbab yang menutup dada atau lebih --- biasanya lebih dikenal dengan istilah "hijab syar'i".


Busana muslim yang dikenal masyarakat dengan istilah "hijab syar'i" pun mulai diminati oleh para muslimah, lagi-lagi karena pengaruh media sosial. Bagi saya tidak masalah jika hijab menjadi sebuah trend di kalangan masyarakat, karena bisa jadi dengan mengikuti trend inilah semakin banyak perempuan yang belajar untuk berhijab. Hingga akhirnya setelah mereka merasakan nikmatnya berhijab, trend tersebut perlahan akan berubah menjadi istiqomah. Insya Allah..

Salah satu brand fashion hijab yang berusaha untuk selalu istiqomah mengutamakan kaidah berhijab yang sesuai adalah @byummubalqis. Brand Ummu Balqis by @babyhijaber ini memiliki konsep syar'i pada setiap koleksinya, dengan berbagai jenis abaya dengan jilbab menutup dada. Abaya yang awalnya dikenal masyarakat hanya terkesan warna polos atau kurang menarik, kini Ummu Balqis membuat tampilannya lebih menarik dengan menambahkan unsur etnik atau modern namun tetap pada konsep syar'i. Alhamdulillah, saya mempunyai salah satu koleksi dari Ummu Balqis yaitu "Jippa Abaya" yang juga pernah saya tulis juga reviewnya di sini.


Health

Ternyata ada juga isu kesehatan terkait dengan hijab, yaitu pada perempuan yang menutup hampir seluruh kulit tubuhnya memiliki risiko yang lebih besar untuk kekurangan vitamin D dalam tubuh dibandingkan dengan perempuan pada umumnya yang tidak menutup seluruh kulit tubuhnya. Tulisan tentang hal ini sebelumnya pernah saya sharing di sini.

Intinya adalah tubuh yang tertutup secara menyeluruh dapat menghalangi paparan sinar matahari langsung ke kulit, padahal paparan sinar matahari pada waktu tertentu berperan dalam pembentukan vitamin D dalam tubuh. Kekurangan vitamin D dalam tubuh ini salah satunya akan memberikan dampak pada pembentukan kekuatan tulang.

Lalu bagaimana caranya agar kadar vitamin D tetap tercukupi walaupun memakai hijab? Ada beberapa anjuran yang dapat dilakukan agar memperoleh vitamin D yang cukup bagi tubuh, antara lain:
1. Konsumsi produk makanan/minuman dengan kandungan vitamin D yang tinggi.
--- Seperti: susu, yogurt, salmon, minyak ikan, atau suplemen minyak ikan.
2. Vitamin D secara alami dapat diperoleh melalui paparan sinar matahari langsung.
--- Untuk muslimah yang berhijab, caranya dengan meluangkan waktu sejenak di halaman rumah atau taman yang tertutup (hanya ada mahram atau sesama perempuan saja). Cara lainnya adalah dengan tetap beraktivitas & berolahraga di bawah sinar matahari.
makanan / minuman dengan kandungan vitamin D
* * * * * * * * * *

Mungkin sebagian besar yang membaca tulisan ini jauh lebih memahami atau mungkin ahlinya dari apa yang telah saya bahas di sini. Semua hal yang saya tulis disini adalah berdasarkan pemahaman saya yang masih sangat minim, baik itu dari segi agama, fashion, hingga kesehatan. Walaupun begitu, semoga tulisan ini dapat mudah dipahami & bermanfaat bagi sesama muslimah yang masih sama-sama belajar seperti saya untuk memperbaiki diri dalam berhijab.

Ingat, Allah memberikan perintah bagi hamba-Nya semata-mata untuk kebaikan hamba-Nya & untuk mendekatkan diri kepada Allah. Karena berhijab tidak hanya sekedar untuk menutupi aurat, melainkan sebagai identitas diri sebagai muslimah & pelindung, serta menjadi salah satu bentuk ketaatan kepada Allah untuk selalu menjalankan perintah-Nya & menjauhi larangan-Nya.

Salaam,
IndahRP

Tulisan ini diikutsertakan dalam Blog Contest @byummubalqis: Fashion Hijab Syar'i Highlight

Lady in Pastel


Assalamualaikum!

Idul Fitri sebentar lagi nih... Ada yang sudah mempersiapkan pakaian untuk silaturahim nanti? Tidak harus baru kok, cukup mix & match agar terlihat seperti baru. Misalnya seperti outfit saya saat ke Taman Bunga Nusantara ini, mungkin bisa menjadi inspirasi pakaian untuk Idul Fitri.

Outfit yang saya pakai saat berwisata ke Taman Bunga Nusantara awal Ramadhan kemarin bernuansa pastel, perpaduan warna pink - peach - ungu. Biasanya saya menjauhi warna-warna tersebut jika terlalu kontras atau terang, tapi sebaliknya ketika memakainya dalam nuansa pastel it feels like a lady (kalau like a princess sih jelas tidak lah ya..)


Pakaian untuk Idul Fitri biasanya sering identik dengan pakaian dominan berwarna putih. Nah, bagi kamu yang tidak terlalu suka memakai pakaian berwarna putih seperti saya, warna pastel seperti ini bisa menjadi alternatif sebagai warna lembut menggantikan warna putih. Pakaian dengan nuansa pastel seperti ini dapat memberi kesan feminin, apalagi untuk dress atau dengan bawahan rok.

Ada yang mengira pakaian yang saya pakai ini dalam bentuk dress? Outfit saya ini sebenarnya terdiri dari 2 jenis pakaian, yaitu atasan panjang berbahan cerutti dengan bawahan rok yang cukup lebar. Mix & match keduanya menghasilkan outfit yang terlihat seperti dalam 1 potong dress, dipermanis dengan belt warna senada sebagai asesoris.


Berbicara soal warna pastel, beberapa orang mungkin tidak begitu tertarik dengan warna ini karena terlihat terlalu feminin atau terkadang menjadi pucat ketika dipakai. Awalnya saya pun punya pikiran yang serupa, ragu untuk memakai warna pastel karena takut terlihat pucat apalagi dengan warna kulit saya yang kata orang-orang cenderung putih ini.

Tapi ternyata setelah mencoba pada beberapa kesempatan memakai outfit dengan warna lembut, tidak sedikit yang memberikan komentar bahwa itu cocok bagi saya & dipikir-pikir benar juga ternyata tidak sepucat itu kok. Sepertinya warna pastel akan menjadi favorit saya nih setelah warna-warna netral yang mendominasi pakaian saya.


Tips Mix & Match Pakaian Warna Pastel a la IndahRP
1. You may mix 2-3 matching colors, but keep it in pastels!
Untuk mix & match pakaian dengan warna pastel, kamu bisa memilih kombinasi 2-3 warna senada. Tapi usahakan agar warna-warna tersebut tetap dalam nuansa pastel. Misalnya perpaduan warna pink - peach - ungu seperti pada outfit saya dalam blog post ini, atau pilihan warna lainnya seperti hijau muda - turquoise - aqua.

2. Choose different fashion items to make it looks new
Untuk kesan penampilan yang "baru", silakan mix & match fashion item yang berbeda untuk setiap pilihan outfit yang akan dipakai. Ini tidak hanya berlaku untuk mix & match pakaian warna pastel saja, tapi juga bisa diaplikasikan untuk semua jenis.
Misalnya fashion item utamanya adalah atasan berbahan cerutti sepanjang lutut dengan kancing full hingga bawah seperti yang saya pakai ini, dapat dipadukan dengan rok agar terlihat seperti dress. Pada kesempatan berikutnya, atasan tersebut bisa berfungsi sebagai outer yang dapat dipadukan dengan dalaman bahan kaos atau katun dengan celana atau rok sebagai bawahan.

3. For make up, keep it simple in natural shades
Dalam mix & match outfit berwarna pastel, untuk aplikasi make up pilihlah make up yang tetap simple & natural. Walaupun sebenarnya untuk pemilihan make up tergantung preferensi masing-masing, saya pribadi lebih memilih make up natural saat memakai pakaian berwarna pastel. Karena nuansa feminin & lembut akan makin terlihat.

Scarf by Ria Miranda - Top by Dian Pelangi - Skirt unbranded - Belt by Julies
Location: Taman Bunga Nusantara

Itu dia sedikit sharing & tips dari saya seputar mix & match pakaian dalam nuansa warna pastel. Semoga bermanfaat & dapat menjadi inspirasi, khususnya untuk pilihan pakaian saat Idul Fitri nanti.

Salaam,
IndahRP