Tips Menghadapi Musim Hujan

9:00 AM



Waktu SD pernah kan diajarin kapan mulai musim kemarau & musim hujan? Kalau tidak salah di buku pelajaran dulu musim kemarau mulai bulan April s/d September, sedangkan musim hujan antara bulan Oktober s/d Maret. Namun seiring dengan kondisi bumi & semesta alam yang semakin berubah ditambah dengan berbagai isu global warming, sepertinya apa yang dipelajari di bangku sekolah dulu kini semuanya tak lagi sama. Perubahan musim sudah tidak menentu, waktu yang biasanya sudah mulai masuk musim hujan, tapi ternyata masih terasa panas & begitu pula sebaliknya.

Seperti tahun 2014-2015 ini saja, bulan Oktober s/d Desember saja dirasakan masih jarang turun hujan, kalaupun ada juga curah hujannya lebih sering gerimis atau hujan sebentar saja & masih didominasi dengan cuaca panas. Baru mulai di akhir bulan Januari mulai sering turun hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, bahkan dalam beberapa minggu di bulan Februari ini intensitas hujan meningkat. Intentitas hujan yang cukup lebat ini pula menyebabkan banjir di beberapa daerah, termasuk ibukota Jakarta. Waktu saya sedang menulis postingan ini juga sedang hujan deras, entah sudah hujan kali ke berapa dalam bulan ini.

Ada pepatah sedia payung sebelum hujan, tapi selain payung apa lagi sih yang perlu dipersiapkan sebelum & selama musim hujan? Yuk, simak beberapa tips dari saya dalam menghadapi musim hujan pada postingan berikut ini...

Payung Lipat --- Apa bedanya sama payung biasa? Payung lipat maksudnya payung yang bisa dilipat, yang ukurannya kecil sehingga praktis buat dimasukkan ke dalam tas & dibawa kemana-mana. Pilihan warna payung lipat bermacam-macam, mulai dari yang transparan, polos berwarna gelap hingga terang, sampai warna-warni pelangi yang sedang hits saat ini. Buat para lelaki sebenarnya juga ga masalah loh pakai payung saat hujan. Walaupun laki-laki lebih jarang terlihat memakai apalagi membawa payung, biar tidak terlihat mencolok pilih saja payung dengan warna atau motif netral. Jadi tidak ada alasan lagi untuk malas membawa & memakai payung.


warna-warni payung siap menjadi pelindung saat hujan
(foto dari berbagai sumber)

Kekurangannya apa? Kekurangan memakai payung adalah tidak semua bagian tubuh & asesoris yang kita pakai terlindungi dari hujan. Maksudnya, ukuran payung yang terlalu kecil kadang tidak cukup untuk melindungi tas (khususnya tas ransel) dari hujan. Beberapa bagian dari pakaian terkadang juga masih bisa basah terkena hujan, biasanya karena tetesan air dari bagian tepi payung tersebut.

Sedikit tips pemilihan payung, tidak sembarang payung kita beli lalu dipakai begitu saja. Buat saya kenyamanan selama memakai payung itu penting, karena apapun yang tidak nyaman dipakai tentu membuat kita jadi tambah bad mood. Kenyamanan dalam pemakaian payung dalam hal ini adalah pakailah payung yang cukup kuat untuk menahan derasnya hujan hingga angin yang cukup kencang. Sama juga bohong kan fungsinya kalau memakai payung yang cantik tapi mudah rusak? So, pilihlah terlebih dahulu payung yang kuat & tidak mudah rusak.

Jas Hujan --- Nah kalau yang ini biasanya menjadi andalan para pengendara motor maupun pengguna sepeda, tapi terkadang ada pejalan kaki yang lebih senang memakai jas hujan daripada payung. Keuntungan pemakaian jas hujan dibanding dengan payung adalah jas hujan dapat melindungi seluruh tubuh hingga tas yang kita pakai, jadi tidak perlu khawatir baju akan basah karena akan terlindungi dengan cukup aman oleh jas hujan. Model jas hujan pun juga beragam, mulai model capuchon, setelan jas & celana, hingga jas hujan khusus muslimah berupa setelan jas & rok.

berbagai jenis pilihan jas hujan; dari untuk bersepeda, pengendara motor, pejalan kaki, bahkan khusus bagi muslimah
(foto dari berbagai sumber)

Kekurangan dari jas hujan adalah lumayan memakan tempat untuk disimpan di dalam tas, karena ketika jas hujan dilipat saat tidak dipakai akan menjadi lebih tebal. Selain itu pemakaian jas hujan memang sedikit lebih memakan waktu dibandingkan dengan payung yang hanya tinggal dibuka saja untuk dipakai.


Tips pemilihan jas hujan yang tepat sama halnya seperti pemilihan payung, yaitu pilihlah jas hujan dengan kualitas baik. Pilihlah bahan jas hujan yang cukup tebal & tidak mudah sobek sehingga tahan untuk pemakaian jangka waktu lama. Jangan pilih jas hujan yang terlalu tipis yaa kalau kamu mau menggunakannya beberapa kali.

Jas Hujan Sepatu / Sandal Jepit --- Siapa yang sudah tau atau pernah memakai jas hujan sepatu? Memang ada jas hujan sepatu? Ada dong.. Fungsinya ya sama dengan jas hujan untuk badan, yaitu untuk melindungi sepatu atau kaki agar tetap kering walau terkena hujan. Pemakaiannya bisa langsung dengan tetap memakai sepatu yang kita pakai atau dengan melepaskan terlebih dahulu sepatu yang dipakai. Jenis jas hujan sepatu ada yang berbahan parasut dan ada yang berbahan karet. Untuk yang berbahan parasut bisa digunakan baik untuk pejalan kaki maupun pengendara motor, sedangkan bahan karet biasanya digunakan oleh pengendara motor.


jas hujan sepatu atau sandal jepit? it's your choice

Kalau tidak punya jas hujan sepatu gimana dong? Tenang... masih ada solusi lainnya yaitu sandal jepit. Ya, sandal jepit! Sandal sejuta umat ini bisa menjadi andalan sebagai alas kaki saat hujan. Gantilah sepatu yang kita pakai sebelumnya dengan sandal jepit ini & simpanlah sepatu tersebut di dalam kantong plastik agar tidak basah. Jadi sepatu akan tetap kering & bisa dipakai kembali setelah hujan berhenti atau tiba di tempat tujuan.

Makan Seimbang --- Perlindungan dari luar saja tidak cukup dalam menghadapi musim hujan. Kita juga harus memiliki perlindungan dari dalam tubuh kita sendiri, memiliki ketahanan tubuh yang baik & menjaga kesehatan agar tidak mudah sakit. Salah satunya dengan memenuhi kebutuhan gizi yang cukup.


makan makanan yang seimbang; jangan lupa konsumsi buah & sayur untuk kecukupan serat, vitamin & antioksidan
(foto dari berbagai sumber)

Aduh berat banget bahasanya soal kecukupan gizi... Mudahnya adalah yang penting kita mengkonsumsi makanan yang seimbang, seimbang mulai dari kandungan karbohidrat, protein, lemak, air & mineral serta jangan lupa konsumsi buah & sayur untuk kecukupan serat, vitamin, serta antioksidan bagi tubuh. Masih bingung juga? Pokoknya konsumsilah jenis makanan dengan bervariasi.

Istirahat Cukup --- Selain melalui makanan, istirahat yang cukup juga dapat membantu perlindungan dari dalam tubuh. Istirahat, dalam hal ini adalah tidur harus cukup & berkualitas tidak hanya selama musim hujan tapi juga setiap kondisi. Kebutuhan waktu tidur orang dewasa pada umumnya berkisar antara 6-8 jam, ini lama waktu tidur malam yaa jadi tidak bisa disamakan dengan menjumlahkan waktu tidur siang dengan tidur malam. Sedangkan untuk anak-anak membutuhkan waktu tidur yang lebih lama dari dewasa.

istirahat cukup & berkualitas membantu memulihkan stamina serta menjaga sistem pertahan tubuh, apalagi setelah basah kuyup terkena hujan
(foto dari berbagai sumber)

Waktu tidur juga sebaiknya tidak larut malam, mengapa? Karena tubuh memiliki irama sirkadian (circadian rhythm) yaitu perubahan fisik, mental, & perilaku sebagai respon utama terhadap perubahan waktu terang & gelap pada lingkungan, yang mengikuti siklus dalam 24 jam. Sederhananya, irama sirkadian ini adalah jam alami dalam tubuh manusia. Dalam 24 jam tubuh akan mengalami perubahan suhu, aktivitas berbagai organ dalam tubuh, denyut jantung, tekanan darah, produksi hormon, hingga regenerasi sel & aktivitas biologis lainnya.

Irama sirkadian penting dalam menentukan pola tidur seperti saat kita tidur dan ketika kita bangun, selama 24 jam. Jadi jika pola tidur kita terganggu, maka irama sirkadian juga akan terganggu sehingga akibatnya seluruh aktivitas dalam tubuh kita akan ikut terganggu & mempengaruhi daya tahan tubuh.

* * * * * * * * * *

Sekian tips dari saya untuk menghadapi musim hujan. Semoga tips-tips diatas bermanfaat & dapat membantu persiapan kita selama musim hujan. Kalau ada tips lainnya, bisa juga ditambahkan lewat komentar pada postingan ini.

Tetap sehat & tetap semangat meski hujan menghampiri!

sedia payung sebelum hujan --- belum hujan aja payungnya udah dibuka :D

Salaam,
IndahRP

You Might Also Like

7 comments

  1. aku jg skrg masukin payung kcil nih kmana2. mau naik mbl atau nggak ttp ada payung. lumayan nambah berat tas sih, tp demi ga kehujanan banget. hihi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku pun juga mba.. bawa payung kecil kemana-mana, musim hujan maupun ge tetep dibawa selama tasnya muat hehe.. di mobil pun juga sedia payung lagi :D

      Delete
  2. Iyaa payung lipat pun harus kualitas bagus. Pernah kepepet beli payung di halte busway 20ribuan, ehhhh waktu dipake malah ngebalik pas ketiup angin :)))

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha sama.. pengalaman juga punya payung lipat asa gak pernah ada yang bener aku nih. Jadilah kemana mana bawa payung sedeng yang kuat, tapi diselipin di mobil :|

      Delete
    2. kak Tia: harga memang menentukan kualitas, beberapa kali beli payung mur-mer eeh baru sekali kena angin langsung bengkok payungnya :|

      kak Puput: setuju, memang payung ukuran sedang lebih banyak yg kuat dibanding payung yang kecil masih harus bener-bener dicari yang kuat..

      Delete
  3. aku orangnya paling malas bawa payung
    dimobil gapernah ada payung ,,
    uhuhuhuhu,,.paling banter
    pake jaket nutupin badan .. trus lari2
    X_x

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku juga awalnya males bawa payung kemana-mana, tapi karena lebih males lagi kalo harus basah kuyup kehujanan jadi bawa terus deh :)

      Delete