Life Update: Akhirnya Jadi Dokter

9:55 PM

Assalamualaikum!

Wah, tidak terasa bulan Agustus sudah berlalu & sekarang masuk bulan September. Bicara soal bulan Agustus, mau sedikit life update yaa (sebenarnya ga update juga sih, karena harusnya tulisan ini di-post dari 4 minggu yang lalu). Gapapa deh karena life update-nya kabar gembira!

Alhamdulillah 'alaa kulli hal, pada awal Agustus tepatnya tanggal 4 Agustus 2015 kemarin saya resmi dilantik jadi dokter..

Iya, akhirnya jadi dokter juga :")

Kenapa "akhirnya"? Karena dengan segala jerih payah usaha & do'a, akhirnya hari dimana resmi menyandang gelar dokter ini datang juga. Baca cerita saya mengenai cita-cita menjadi seorang dokter di sini.



Setelah pendidikan S1 selama 3,5 tahun dilanjutkan dengan pendidikan profesi (atau lebih dikenal dengan koass) selama 2 tahun yang diakhiri dengan ujian kompetensi secara nasional, akhirnya saya & teman-teman sejawat resmi dilantik serta mengucapkan sumpah dokter pada awal Agustus lalu. Lama yaa perjalanan pendidikannya? Ya memang, hehehe.. 

Ketika dalam waktu 5,5 tahun teman-teman seumuran saya sudah bekerja atau menempuh pendidikan S2 (bahkan sudah ada yang bergelar master), kami baru selesai dengan semua rangkaian dalam meraih gelar dokter. Namun semua hal itu layak untuk diperjuangkan, karena tidak semua orang mendapatkan kesempatan untuk berprofesi sebagai seorang dokter.



Pada pelantikan dokter yang saya jalani kemarin, saya dilantik bersama 102 dokter baru lainnya. Sehingga total dokter baru yang dilantik berjumlah 103 orang, cukup banyak yaa..

Selama prosesi pelantikan & pengambilan sumpah dokter, rasanya deg-degan campur terharu juga syukur bahagia. Saat mengucapkan lafal sumpah dokter, terasa sekali bertambahnya amanah seumur hidup yang tidak tanggung-tanggung menyangkut dengan hidup matinya manusia.

Ketika satu-persatu nama kami dipanggil lengkap dengan gelar dokter untuk mengambil ijazah di hadapan dekan, kedua orangtua masing-masing dokter baru berdiri dari tempat duduk. Jadi ketika giliran saya berbalik dari panggung setelah mengambil ijazah, saya melihat Papa & Mama tersenyum sambil melambaikan tangan. MasyaAllah... campur aduk rasanya sampai nahan tangis haru :")

103 dokter baru bersama dekanat, dokter pembimbing, serta pihak rumah sakit pendidikan & fakultas


Berhubung setelah acara saya buru-buru keluar untuk makan siang bersama keluarga yang datang, jadi setelah rangkaian acara pelantikan ini selesai saya langsung berfoto bersama teman-teman kelompok selama koass 2 tahun terakhir yang juga dilantik pada hari itu.

Entah bagaimana perjalanan saya selama koass kemarin kalau bukan mereka-mereka ini yang menjadi teman kelompok saya. Kalau bukan mereka yang bersedia berbagi suka, duka, canda tawa, emosi, hingga terlalu banyak yang bisa dibagi karena seperti keluarga sendiri --- bahkan grup Whatsapp saja judulnya "keluarga". Ya, mereka adalah keluarga baru saya. Terima kasih teman-temanku yang hebat!

ini dia pose foto andalan kelompok sejak beberapa bulan terakhir

terima kasih teman-teman seperjuangan!

Seperti halnya saat wisuda, salah satu item yang dipersiapkan untuk acara pelantikan kemarin apalagi kalau bukan pakaian resmi yang dipakai --- dalam hal ini adalah pakaian nasional. Walaupun dresscode-nya pakaian nasional bagi perempuan, tapi pada akhirnya memang semuanya memakai kebaya & saya adalah salah satu orang yang paling bingung kalau dapat dresscode kebaya. I have no idea what kind of kebaya I would wear at that time.

Tapi tiba-tiba saya teringat kalau pernah lihat design kebaya resepsi pernikahan Andien-Ippe dengan tema Betawi Peranakan, dimana Andien memakai kebaya model baju kurung panjang berwarna merah. Nah! Langsung deh bikin kebaya dengan model & warna serupa (yang walaupun hasil akhirnya tak sama, karena ngerjainnya juga kilat di penjahit). Buat muslimah berhijab, kalau kebingungan pakai kebaya (terlebih dengan model kebaya yang identik dengan "melekatnya" di tubuh), model kebaya baju kurung seperti ini mungkin bisa menjadi solusi :)

Oh iya, untuk jilbab tetap request menutup dada dong walaupun dibuat style macem-macem. Make up & hijab style saya dilakukan oleh team @amhs_share by @atashofia (instagram). Monggo dicek instagramnya, kalau ada yang minat juga..


And last one, let me present to you.. Finally, dr. Indah Riyanti Putri :)


Salaam,
IndahRP

You Might Also Like

6 comments

  1. once again cpngratulation dr. indah
    semoga berkah ya gelarnya .
    bahagia dan sukses terus di jalan yg Allah ridhoi

    ReplyDelete
  2. selamat ya indah,,semoga berkah..:) salam kenal

    ReplyDelete
  3. Congrats kak Indah! Semoga gelarnya berkah yaaa

    ReplyDelete